Monday, 24 February 2014

Monday Blessed!

Posted by Dear Miss Putri at 7:18 am 0 comments
Mencium bau hujan semalam. Menerka-nerka apakah sang malam tadi menyukainya. Latar ini bersih kupandang di berbagai sudut. Mengabsen satu-satu tempat yang biasa kulalu. Ada yang berbeda di sini. Apa karena hujan semalam? Daun-daun di pohon itu tampak riang seakan produktivitas dia sangat lancar. Unggas-unggas tetangga

Sunday, 23 February 2014

Reflection: February 20, 2014

Posted by Dear Miss Putri at 8:02 pm 0 comments
It’s been a long day! This was the second meeting for Listening and Speaking for Career Development. Before the lecture began, group one presented to recite the Al-Qur’an, and it meant that I and three of my friends would do. Alright, the surah was prepared, but what was happening didn’t run totally. Ms. Arifah was a little bit disappointed with us. I knew it was because of unwell-preparation, and

Hanya Cerita (Mencari Allah)

Posted by Dear Miss Putri at 1:16 pm 0 comments
Ketika kusedang mencari di mana sebuah kedamaian dapat diraih, dan aku dapat berdiam dalam setiap malam, namun aku belum bisa berjalan terus di atasnya. Celakanya aku masih terbuai betapa sang malam menggoda setiap detik berharga itu. Jangankan melewatinya dengan hati yang terima, memantapkan ini-itu pun masih di atas keraguan. Mungkin makhluk yang dikutuk oleh Allah ini benar pandai adanya menjalankan tugas, sampai-sampai

Nama Itu

Posted by Dear Miss Putri at 1:10 pm 0 comments
Semenjak hari itu aku semakin membencinya entah karena apa. Semakin hari aku merasakan perasaan di mana aku tak ingin bertemu dengannya, entah sengaja atau tidak. Dia membuat emosiku tak terkendali waktu itu. Aku tahu, bukan sepenuhnya dia. Bukan dia saja yang menjengkelkan. Ada orang lain pula di balik itu semua. Tetapi,

Saturday, 25 January 2014

Nyanyian Rindu dalam Senja

Posted by Dear Miss Putri at 7:38 pm 0 comments
Ini juga re-post :) Masih alay bet sumpah hoho
----

Aku paksa penat ini keluar dari benakku. Perasaan mengganjal yang selalu saja mengganggu malam indahku. Mengepung kenangan yang pernah kuukir waktu itu. Waktu, saat senja mengambil cahaya terang duniaku. Cucuran keringat membasahi pelipisku. Aku takut, aku takut akan mimpi itu. Mimpi yang terus menghantui dan perlahan membuat bulir bening
 

More Than A Feeling Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting